Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Hukum & Kriminal

Ngiler Dengan Pria Yang Ngaku Polisi, Wanita Muda di OKU Timur Ini Sampai Kirim Uang Belasan Kali, Totalnya Hingga Puluhan Juta

21
×

Ngiler Dengan Pria Yang Ngaku Polisi, Wanita Muda di OKU Timur Ini Sampai Kirim Uang Belasan Kali, Totalnya Hingga Puluhan Juta

Sebarkan artikel ini
Pelaku, Densi Indra Jasa atau yang mengaku bernama Wahyu Sandi Prasetyo (29), warga Way Kanan.

 

OKU Timur – Densi Indra Jasa atau yang mengaku bernama Wahyu Sandi Prasetyo (29), warga way kanan, Lampung ini berhasil meraup uang hingga puluhan juta rupiah dari seorang wanita muda berinisial CA (25).

Example 300x600

Modus pria tak bermodal ini dengan cara merayu korban hingga mengaku sebagai anggota Polri yang bertugas di Lombok.

Dari aksinya itu, alhasil CA yang merupakan warga Dusun III Desa Kurungan Nyawa I, Kecamatan Buay Madang, OKU Timur dan diketahui sebagai dosen tersebut tergoda dengan rayuan dan janji manis pelaku.

Terbukti dengan beberapa kali menuruti keinginan pelaku yang meminta uang. Terakhir, 18 kali korban mentransfer uang kepada pelaku.

Hal itu diungkapkan langsung Kapolres OKU Timur AKBP Dwi Agung Setyono Sik MH melalui Kasat Reskrim AKP Hamsal.

“Iya, pelaku mengaku sebagai polisi dan meminta uang kepada korban secara bertahap hingga mencapai Rp 50 juta,” terangnya. Senin, (8/1/2024).

Sialnya, korban terperdaya dengan pengakuan pelaku yang mengaku polisi tersebut sejak 2022 lalu melalui aplikasi kencan.

Dimana, alasan uang yang diminta itu untuk mengurus kepindahan dinasnya ke Polres OKU dari Polres Lombok.

Parahnya lagi, setelah uang diberikan ternyata pelaku tidak ada kejelasan dan korban merasa curiga.

Akhirnya korban mengetahui bahwa pelaku bukan anggota Polisi dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres OKU Timur guna proses lebih lanjut.

“Korban pun melakukan komunikasi dengan pelaku, kemudian berusaha mengajaknya bertemu untuk memastikan apakah benar Wahyu Sandi Prasetyo tersebut merupakan anggota polri atau bukan,” katanya.

Akhirnya si polisi gadungan pun datang ke Martapura untuk bertemu dengan korban, tepat pada Senin tanggal 1 Januari kemarin keduanya berjumpa di taman depan Yon Armed Martapura.

Tak hanya korban seorang diri, beberapa anggota kepolisian juga ikut mengintai pelaku.

Tak butuh waktu lama, setelah pelaku tiba dan bertemu korban di taman tersebut, aparat yang sedari tadi mengintai langsung mendekati pelaku.

“Selanjutnya setelah diintrogasi dihadapan korban, barulah pelaku mengaku jika nama Wahyu Sandi Prasetyo tersebut bukan merupakan nama asli dan juga bukan anggota Polri,” bebernya lagi.

Aksinya tersebut merupakan modus agar korban mau menuruti semua permintaan pelaku bahkan mengirim uang.

Sontak, CA yang kaget langsung merasa tertipu sehingga pelaku diamankan dan dibawa ke polres OKU Timur untuk proses hukum lebih lanjut.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku terjerat dalam Pasal 378 KUHPidana tentang penipuan diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. (*)