Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

Jumlah TPS Untuk Pilkada Berkurang, Ini Penjelasan Ketua KPU OKU Timur 

14
×

Jumlah TPS Untuk Pilkada Berkurang, Ini Penjelasan Ketua KPU OKU Timur 

Sebarkan artikel ini
Denis Firmansyah, Ketua KPU OKU Timur.

OKU Timur – Jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada pemilihan kepala daerah (pilkada) 2024 nanti mengalami pengurangan signifikan. Hal ini diumumkan langsung oleh ketua KPU OKU Timur, Denis Firmansyah. Selasa, (25/6/2024).

Dimana ia menyebutkan, pengurangan ini berbeda dengan pemilu tahun 2023 lalu yang jumlah TPS nya mencapai 2.180. Namun, untuk pilkada tahun ini hanya mencapai 1.002 TPS.

Example 300x600

“Pemilu 2023 lalu, setiap TPS menampung 300 Daftar Pemilih Tetap (DPT). Namun, untuk Pilkada 2024, jumlah DPT per TPS meningkat menjadi 600,” jelasnya.

Pengurangan jumlah TPS dan peningkatan maksimal DPT per TPS ini sesuai dengan edaran KPU RI tentang Pilkada 2024. Keputusan ini diambil dengan pertimbangan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan pemilihan.

“Kami sedang melakukan pemetaan TPS berdasarkan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4). Persiapan data pemilihan ini dilakukan melalui pemetaan DP4, yang kemudian akan dilanjutkan dengan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP),” ucapnya lagi.

Langkah ini diharapkan dapat memastikan bahwa data pemilih yang digunakan akurat dan valid, sehingga meminimalisir potensi masalah saat hari pemilihan.

Denis juga menambahkan bahwa pada pelaksanaan Pilkada nanti, hanya akan ada dua surat suara dan dua kotak suara yang digunakan.

Berbeda dengan pemilu sebelumnya yang menggunakan lima surat suara dan lima kotak suara. Hal ini berarti tugas petugas di TPS akan lebih ringan meskipun jumlah pemilih per TPS bertambah.

“Artinya, tugas petugas di TPS tidak seberat saat pemilu. Walaupun jumlah pemilihnya lebih banyak, namun surat suara dan kotak suara yang digunakan hanya dua, berbeda dengan pemilu kemarin yang terdapat lima surat suara dan lima kotak suara,” ujarnya.

Pengurangan jumlah TPS dan penambahan jumlah pemilih per TPS tentunya memerlukan strategi khusus untuk memastikan kelancaran proses pemilihan.

Denis menyatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang, termasuk pelatihan bagi petugas TPS agar mereka dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan sesuai prosedur.

“Kami memastikan bahwa setiap petugas TPS mendapatkan pelatihan yang memadai sehingga mereka siap menghadapi segala situasi yang mungkin terjadi di lapangan,” tambahnya.

Selain itu, Denis juga mengimbau masyarakat untuk turut serta aktif dalam proses pemutakhiran data pemilih dan pemilihan nanti.

“Partisipasi masyarakat sangat penting untuk kesuksesan Pilkada. Kami berharap semua warga yang memenuhi syarat dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik,” ungkapnya.

Pilkada 2024 di OKU Timur diharapkan dapat berjalan dengan lancar dan sukses, serta menghasilkan pemimpin yang benar-benar dipilih oleh rakyat. Semua persiapan yang dilakukan oleh KPU OKU Timur bertujuan untuk menjamin bahwa proses demokrasi ini berjalan dengan jujur, adil, dan transparan. (*)